“BILA KEMBALI” Mengenang Ibu Guruku nan cantik jelita, ketus ketika marah, familiar, bersahabat dengan para siswa dan satu lagi,dikala beliau sedang menangis nampak semakin cantik. Garis matanya merah dengan air mata yang nyaris jatuh menetes di pipinya, namun cepat2 beliau memalingkan muka dan memungut sehelai sapu tangan dari dalam tas untuk menyeka lelehan air mata. Dengan suara yang nyaris melengking karena desakan emosi dalam dirinya, dikeluarkannya perintah absolute pada hari itu untuk membuat cerita pendek sebanyak 2 (dua ) halaman ! Ibu MARTINI , begitu nama yang kami tahu dan sangat kami hormati . Ini cerita tentang sebuah judul lagu di tahun 1960an dan cerita dari seorang anak kecil yang saat itu sedang duduk di bangku sebuah SLTP di Kediri . Ceritanya dimulai ketika ia naik ke klas 3 dari klas 2/C , begitu ia memulai menuturkan apa yang dianggapnya sebagai sesuatu kenangan yang hampir tak ...
Berisi Cerita sehari-hari, selama usia remaja dari si penulis.



Petualangan orang tua usia .
BalasHapus